Penarikan Mahasiswa MBKM

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang mengikuti Kegiatan MBKM dimulai pada awal Februari 2022, saat ini sudah siap untuk ditarik kembali. Kegiatan MBKM yang berlansung selama 4 bulan ini, cukup membuahkan hasil bagi penciptaan kemampuan paedagogik, keterampilan, dan penyesuaian diri dengan lingkungan sekolah. Menurut Kepala Madrasah Aliyah Alkhairaat Ibu Gamaria Hanafi, S.Pd, melalui sambutannya bahwa selama 4 bulan mahasiswa berada di sekolah, mereka diberlakukan berstatus sama dengan guru di sekolah. Mahasiswa melalui wakasek kurikulum dan guru pamong dibimbing sesuai tupoksi sebagai guru bidang studi matematika. Menurut Wakasek Kurikulumnya Nunung Aslamiyah, S.Pd., beberapa kegiatan akademik yang mahasiswa MBKM kerjakan adalah: menjadi guru piket, menyiapkan administrasi kurikulum, membantu kegiatan kesiswaan, kebutuhan sarana dan prasarana sekolah, melakukan bimbingan dan konseling,elakukan observasi proses pembelajaran guru, menyiapkan perangkat pembelajaran, dan melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Perangkat pembelajaran yang disiapkan mahasiswa MBKM meliputi: Program Tahunan, Program Semesteran, RPP, Bahan Ajar, Media Pembelajaran, LKPD, dan Instrumen proses serta hasil pembelajaran. Menurut penjelasan salah satu guru pamong Sri Rahayu, S.Pd., meskipun baru semester 6, namun mahasiswa MBKM sudah memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekolah dan berkemampuan dalam menyesuaiakan diri untuk menyiapkan kebutuhan mengajar. Berdasarkan kompetensi yang dimiliki mahasiswa MBKM kepala sekolah masih bersedia untuk menerima mahasiswa MBKM semacam ini di tahun depan. Karena keberadaan mahasiswa MBKM kujup membantu sekolah dalam pembinaan siswa, kegiatan administrasi sekolah dan persiapan akreditasi sekolah. Selanjutnya, dosen DPL Dr. Soleman Saidi, S.Pd, M.Si, menyampaikan terima kasih kepada Kepsek, dan pihak sekolah yang sdh mendidik, membimbing, dan memberi kuliah kepada mahasiswa MBKM pendidikan Matematika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.